Indonesia – Malaysia: Setelah Sengketa Pulau, Kini ‘Rasa Sayange’

Setelah berebut pulau di perbatasan dan sempat tegang karena kasus penganiyaan wasit karate, Indonesia dan Malaysia kini berebut hak cipta  atas lagu tradisional ‘Rasa Sayange’.

Perebutan ini kian memuncak sampa-sampai kalangan pejabat kedua negara telah melakukan komunikasi untuk menyelesaikan ‘sengketa’ kepemilikan lagu ini. Hasilnya, menteri kebudayaan Malaysia meminta bukti otentik kalau lagu ‘rasa sayange’ memang benar milik Indonesia.

Sebab ia beralasan, lagu yang di negeri jiran bernama ‘rasa sayang’ ini merupakan lagu rakyat yang biasa terdengar di Kepulauan Nusantara (Melayu) dan merupakan warisan leluhur.

Konflik itu tidak makin mereda, namun malah berubah menjadi perang komentar di di dunia maya. Dalam situs video share YouTube, warga dari kedua negara — Indonesia dan Malaysia — yang berkomentar bukan lagi membahas mengenai kepemilikan lagu ‘rasa sayange’, melainkan sudah mengarah ke caci maki.

Mereka memang memberikan komentar di dalam video ‘rasa sayang’, tapi isinya jauh menyimpang dari konteks yang seharusnya, yaitu memberi tanggapan terkait video yang ditampilkan. Komentar yang diberikan di antaranya justru saling menguak keburukan masing-masing negara yang diserang.

Meski demikian, ‘peperangan komentar’ antar kedua kubu ini di dunia maya memang mencuat setelah kabar rebutan lagu ‘rasa sayange’ berhembus kuat. Sehingga akibatnya, memancing berbagai reaksi dari warga di kedua negara.

28 Comments

  1. sudahlah sesama rumpun melayu tak usah lah bertengkar, tetapi malaysia jangan sembarangan juga meng-klaim budaya negeri orang,keris, batik, nanti apalagi hayo?

    Reply

    1. nanti ambil kelamin,,,,,,,

      Reply

  2. sapa seh mrk?
    yg ak tau hidp itu hrs saling menghormati, menghargai dan manjaga hubungan itu agar tetap harmonis.
    ga kreatif aja seh…..
    emangnya malaysia kurang pengarang lagu ya?
    ato karna Indonesia tuh gampangan ato bisa dianggap remeh berarti suka2 aja?

    jgn gitu lah…
    kita punya satu rumpun dan saling membutuhkan kok, so…..
    hargailah hasil karya anak negeri apapun tanpa MALING.
    GBU

    Reply

  3. i am a dream you are a dreamer November 28, 2007 at 6:10 am

    what a?????
    bersaudara sih bersaudara, tetapi harus liat2 juga donk norma yg berlaku, masa hak org di ambil???? jaman dulu nih klo org yang ambil barang milik org lain yang bukan haknya alias mencuri di potong tangannya!! blood for blood gitchu.. enak aja serumpun mah serumpun fakta dan etika bertetangga tetap harus ada! kalau anda mau maju silahkan tetapi jangan merugikan bangsa lain apalagi tetangga dekat sendiri! dasar uneducated! malingsia.. i mean malaysia… kreatif dunk jangan licik!!!

    Reply

  4. KeeP oUr cuLtUre December 7, 2007 at 7:15 am

    Mana yang salah??
    Indonesia yg mengabaikan budaya sendiri??
    ato Malaysia yang meng-klaim budaya Indonesia??
    Semua masih jadi tanda tanya besar…

    Reply

  5. katanya kerjasama,,katanya saudara api mana buktinya????yang ada malah perang mulut dan maen rebut2an….kita harus bisa menjaga aset2 tanah air biar ga da yang merebut lagi…!!!!

    Reply

  6. sebenarnya malaysia rakus akan kekayaan aq sbg wni tdk rela dgn penginaan yg d brkn oleh malaysia

    Reply

  7. jangan salahkan malaysia,,, tapi salahkan indonesia,, yang hanya bisa berkoak2 untuk menuntut malaysia menghentikan pengklaimnya…
    gmn mau malaysia berhenti kalo indonesia hanya memberi pernyataan yang hanya dianggap sampah oleh malaysia.. kalo bila perlu serang n bom aja tuh malaysia biar pada takut semua… atau pemerintahan qta aja yang hanya mikirin duit dan tahta doang

    Reply

  8. duh susah klo komen yang mana yang salah

    Reply

  9. perang anget nih namanya…

    Reply

  10. kedengkian, kecemburuan, keirian akan membinasakan negara itu sendiri..malaysia maling sial..dan pasti akan sial, jika harus perang! melawan malaysia pun indonesia juga tak akan gentar itu terbukti dari berbagai negara yang telah menjajah indonesia, dan indonesia tetap merdeka karena orang indonesia sakti sakti, walaupun kemungkinan dari segi teknologi indonesia kalah.apalagi cuma melawan maling sekiprit.u malaysia is really suck!

    Reply

  11. bila perlu bertempur untuk membela, untuk membela idiologi …..
    indonesia harus tetap merdeka … gempur aja malaysia

    Reply

  12. pak SBY harus secepatnya mengambil kebijakan ….. indonesia telah di lecehkan, jika memang malaysia tidak lagi bisa diajak bertetangga yang baik … gempur aja.. sekali kali .. biar mereka tau .. bahwa rakyat Indonesia bisa bersatu …. Hidup BUNG KARNO.. MERDEKAAAAAAA …

    Reply

  13. kita emng saudara serumpun tapi klo kelakuan mereka udah kyk gtu kita seharusnya bisa lebih tegas dalam mengambil tindakan.
    klo emng perlu sy siap perang dengan mereka.

    Reply

  14. yaaa…..
    makanya harusnya pemerintah kita paten kan semua aset-aset bangsa lebih awal…. jangan sampe kalo udah direbut ama malaysia jadi gerah..

    perumpamaan….
    misal kita punya pacar cantik, terus kita datang ke dia pas ada maunya aja… tapi setelah itu dicuekin begitu ajah….
    ya bagauimana kita mau menang dalm persaingan, misal ada seseorang yang merebut pacar kita…

    Reply

  15. sebenar’ny mlaysia g slah….
    bkand’ny aQ pro-malay,,,
    tp,,slah bngsa indo sndri tdk m’jga bdya’ny sndri…
    bhkan tdak hanya malay yg mrebut bdya indo..tpi, indo sndri pun jga sring m’jiplak hsil karya budaya malay…
    cba saja,,,dri 10 orang,,brp orang yg hpal lagu issabela n’ brp orang yg lbh hpal lgu manuk dadali??
    itu hanya slah 1 cth nyata,,
    cth laen yaitu, beredar’ny film-film malay yg di garap olh produser” indo??
    jdi,,skrank tdk ada yg bsa d slahkan,,,
    indo salah krna tdk mjga n’ mlestarikan bdya mrka…
    n’ malay slah krna m’klaim bdya indo….
    tp.. smga aZ sengketa ne cpadh berakhir,,,
    pa guna nya perkelahian antar negara apalagi serumpun????

    Reply

  16. Indonesia memang sangat kaya dari segi apapun. Budaya dan keseniannya sangat menarik. di Malaysia, seni budayanya sangat monoton. Membosnkan dan sangat kurang menarik. Tiap kali nonton tv di Malaysia, sy merasa bosan dan jengkel kok gitu2 aja. Yg menarik di malaysia justru film amrik n cina. Klo baca surat kabar, kebanyakan rakyat malaysia sendiri jg bosan dengan film2 atau sinetron2nya yg miskin penonton. Mereka byk mengkritik karya orng2 mereka sendiri. Oya, tidak semua rakyat malaysia mengklaim kebudayaan Indonesia. Masih ada dari mereka yg mempunyai budaya malu. Smg pemerintahannya juga begitu, tidak seenaknya mengklaim yg bukan miliknya.
    Indonesia jg harus instropeksi, mengapa semua ini bisa terjadi. Jangan hanya bisa marah tanpa ada tindakan nyata.
    I love Indonesia

    Reply

  17. Friends… kita harus hati2 menyikapi hal ini krn aku yakin ini bkn murni perbuatan malaysia tapi ada keterlibatan pihak lain yg punya kepentingan besar thd negara kita…jadi kita harus persiapan utk hal terburuk nih..

    Reply

  18. MOH.ARIEF ABDURRAHCMAH September 8, 2009 at 7:59 am

    ney jadi erhatian buat pemerintah yang sekarang….
    kita harus tegas dan harus bisa sekuat tenaga manjaga kedaulatan NKRI berikut kebudayaan yang kita miliki itu harus di jaga dan di lestarikan..

    Reply

    1. The Truely-Ahong August 18, 2010 at 1:25 am

      mungkin Pemerintah kita baru tau kalo ambalat menyimpan Sumber Daya Alam dan “Rasa Sayange itu adalah identitas melayu,,

      Reply

  19. Malingsia!!!
    seharusna Indonesia harus mematenkan apa yang jd milik qt shg hal hal sprt ini gak akan terjadi lg!
    lm” abis qt py budaya..negara kaya kq maling!!!
    peace…

    Reply

  20. b@!k_a pemerintah Indonesia melindungi & mematenkan setiap kekayaan budaya, pulau, lagu yang terdapat di Negri Ini.
    Coz,
    Klo tRuZ 2-an gini bisa-bisa Sumatera pun bakal di KL@!m(He…,He…,)
    Yah, mungkin kejadian itu bisa dijadikan pelajaran buat seluruh rakyat Indonesia ini.
    TNI-AL, TNI-AD, TNI-AU,jangan lagi ampe kebobolan pulau-pulau Indonesia ini.

    Reply

  21. The Truely-Ahong August 18, 2010 at 1:20 am

    Naaaaaahhh….. Keliatan kan kalo Petinggi2 di Negara kita Mikirin Perut. ga mikirin potensi bangsa.. secara ngga’ Langsung, Malaysia membangunkan pemerintah kita dari mimpi, Jenggot pun terbakar… ^,^
    tp saya juga membenci “Malingsiya”

    Reply

  22. pemerintah indonesia harus bersikap tegas dalam ambil kebijakan,walau pun kebijakan nya harus berperang.

    Reply

  23. nasib indonesia tu ngk jauh beda dengan komlik israel-palestina……
    udah puluhan kesalahan yang di lakukan malaysia..sampai persawahan rakya di kalimantan ,tki di siksa ,seni budaya,ambalat,nanti seluruh kalimantan di caplok….
    sunggu memalukan indonesia di mata dunia..
    mana macan asiaku,udah ompong ya…kita lebih kuat dari malaysia
    karna rakya indonesia rakyat pejuang .
    haragai para pahlawan bangsa…?
    para wakil rakyat pada takut mninggalin hartanya karna perang…makanya bikin keputusan lembek….?
    indoneia bakal melahirkn manusia bermental korupsi…bobrokan
    TNI tunjukan andilmu untuk membelah negara kesatuan kita…….teteskan darahmu untuk sejengkal tanah kita yang di rampas

    Reply

  24. andreazein zen Says:kamu g skolahlah tidak,kamu kata masalahan indonsia mcm pelestin n israeil,pelestin islam,israel yahudi
    ,jdi malaysia bkn islam lah,jdi kamu slah kn malaysia,rakyat indonsia bpe ramai di malaysia,x de pn y terseksa mcm rakyat pelestine,kamu mau membela pembantu rumah y di seksa majikan,kamu kenal pembantu rumah itu,apa usul die, baik ke tidak,islam ker keristian.allah melaknat umat islam berbalah…..kamu mau jdi mcm di aceh…..rakyat indonsia di malaysia aman aja.kerna benda di dunia kamu jdi taruhan sesama islam,kamu berebut kwsan di kalimantan….kalimantan itu klo kamu mati kamu boleh bawak…ingta lah manusia allah sendang meuji iman kamu,,,allah mau tegok iman orng2 islam malaysia dan indonsia….

    Reply

  25. yabes and christo April 17, 2011 at 1:21 pm

    Maling Sial Negara peniru yang bisa hanya maling saja….
    so itu tu gaul hahahahah gaul wa nni….
    Kayas nni Boss Angkat Bendera Aja Klo Berani….

    From:Sulut…

    ADa Yang Kurang Sanang B Suara…

    Reply

  26. malingshit maling asia!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>