Indonesia dan Iran Raih Emas dalam Olimpiade Fisika Internasional

Olimpiade Fisika Internasional ke-38 yang diselenggarakan di kota kuno Isfahan, Iran, 14-22 Juli 2007, kemarin ditutup (Ahad, 22 Juli) dengan hasil tim Cina meraih medali terbanyak, yang diikuti Korea Selatan dan Rusia di urutan kedua dan ketiga.

Dalam hajatan internasional yang digelar di Isfahan University of Technology itu, tim Indonesia berhasil meraih satu medali emas, atas nama Muhammad Firmansyah, tiga perak atas nama Rudy H. Tanin, Musawwadah Mukhtar, dan Yosua M. Maranatha, serta satu perunggu atas nama David Halim.

Sementara itu, tuan rumah Iran berhasil meraih dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Selain berkompetisi, ke-75 tim dari seluruh dunia ambi bagian dalam ajang ini juga menikmati kunjungan ke berbagai monumen bersejarah dan area-area industri di propinsi Isfahan. Mereka juga mengunjungi Abyaneh, sebuah kampung bersejarah dan berpanorama indah yang terletak di Kashan, salah satu kota ternama di propinsi tersebut.

Istri Profesor Waldemar Gorzkowski, pendiri dan presiden IPhO, juga turut serta dalam kunjungan tersebut dan dihadiahi kunci emas Abyaneh.

Sayangnya, Profesor Waldemar sendiri, yang mengunjungi Isfahan bersama istrinya, wafat pada 15 Juli 2007, di kamar hotelnya karena serangan jantung koroner.[irm]

Sumber: payvand (dicopy dari www.icc-jakarta.com)

Terma pencarian yang masuk:

2 thoughts on “Indonesia dan Iran Raih Emas dalam Olimpiade Fisika Internasional

  1. Bismihi Ta’ala
    Salam!

    Bah-bah-baaaah, Selamat atas negara-nagara Islam terutama Iran dan Indonesia, karena dapat meraih medali emas dalam Olimpiade Fisika Internasional ke 38-2007 yang bergelar di Isfahan-Iran. Lihatlah wahai putra-putri bangsa ! otak-otak berlian sebenarnya terletak dan terbuai dalam pangkuan Ibu pertiwi khususnya bagi bangsa Indonesia, sebenarnya menyimpan anak-anak bangsa cemerlang, bijak dan berotak berlian, tapi sayang mereka tidak diperhatikan dengan baik oleh pengasuh mereka ( baca:pemerintah), pengasuh mereka sibuk ngayap sana-ngayap sini, melamun dan tidak tepat bertindak, anak-anak bangsa terlantar dan terabaikan, potensi mereka tidak betul-betul dibudi dayakan, dana negara banyak terabaikan dengan hal-hal yang tidak berguna bagi mencerdaskan dan mensejahterakan anak-anak bangsa, coba mereka memikirkan dan memberikan perhatian lebih pada masalah ini dengan membangun pusat-pusat pengkajian Ilmiah dan spritual di seluruh pelosok negara dengan melengkapinya secara moderen, mendatangkan guru-guru besar dunia dari berbagai negara atau memanfaatkan guru-guru besar dalam negri sendiri ( yang karena tak disediakan lahan mereka mempercepat masa pensiunannya ), kalau hal ini dilakukan niscaya indonesia akan membangun dan menemukan kemandiriannya di tangan putra-putri bangsanya sendiri. Ilahi kapankah terwujud kondisi seperti itu untuk bangsa kami yang tercinta ini!.

  2. Sebagai sesama orang indonesia saya ikut merasa bangga dengan prestasi anak bangsa yang berhasil meraih medali emas di olimpiade fisika internasional di Isfahan Turki,meskipun apa yang kita dapat tidak bisa lebih baik dari tahun lalu tapi kita harus tetap bersyukur.Saya harap tahun depan kita bisa lebih baik.Harapan saya agar di tahun mendatang lebih banyak lagi pelajar islam yang ikut olimpiade dan sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>