Lagi-lagi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufik Kiemas (TK), salah ucap. TK keliru membacakan sila kelima Pancasila dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, dilaksanakan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (1/10).
“Keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia,” ucap TK. Padahal seharusnya sesuai sila kelima Pancasila, berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.
Saat membacakan sila keempat lidah suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu juga keseleo. Taufik mengatakan, “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat permusyawararatan perwakilan.” (kurang: kebijaksanaan dalam... Menyadari salah, kalimat itu pun segera diralatnya.
Tahun lalu, TK juga pernah dikritik saat salah menyebutkan nama presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat pertama kali memimpin sidang Paripurna MPR.
Dalam upacara yang dipimpin oleh Presiden SBY sebagai inspektur upacara ini, selain TK, secara bergantian para pejabat tinggi negara menjadi petugas upacara.
Ketua DPD Irman Gusman menjadi pembaca teks Pancasila, dan Ketua DPR Marzuki Alie membacakan Ikrar Kesetiaan terhadap Pancasila. [inilah.com]
hmm… gak termasuk manusia yg diperhitungkan…. gak penting dikomentari memang orang bodoh ya wajar aja salah… nothing special….
pernah ada yang salah menyebutkan sila ke lima : ” Keuangan Yang Maha Kuasa “
ada yang salah juga menyebut silah Pertama maksudnya : Keuangan yang maha kuasa
Yah karena Pancasila bukan kitab suci seperti al-Qura’n,kesalahan nyebut tidak menjadi dosaapalagi harus pake Istighfar,sebab yang setia kepada Pancasila dan mengamalkan pancasila serta meng azas tunggalkan Pancasila itu semua tidak ada keterangannya akan di balas dengan Jannahnya Allah SWT,atau sekaligus yang mengingkari Pancasila tersebut tidak adaketerangannya di ancam masuk Neraka.
Kalau sudah keseringa begitu sepertinya ada motiv lain.
Untung enggak nyebut : Pancasilo !… Sebagaimana wong palembang mengganti aksen A menjadi O. Btw, Hebat yah orang palembang… ketua MPR, Ketua DPR, mensesneg, Jaksa Agung teranyar, semua orang palembang.
biasanya taufik kiemas salah sebut. gak cuma kali ini. tapi karena pake sound-system baru, dan suaranya lebih bersih, jadi kedengaran jalas banget…
waduh inilah keanehan di negeri ini, pasca stroke dipilih jadi ketua MPR he he he