Ahmadinejad: Paul Si Gurita, Tkahayul dan Alat Propaganda Barat


Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menilai, gurita bernama Paul merupakan simbol propaganda negeri-negeri Barat. Lebih jauh, ia menyebut Paul lambang kerusakan mental “musuh-musuh” Iran di wilayah Barat.

Paul, yang hidup di Oberhausen Sea Life Centre, Jerman, menjadi salah satu fenomena di Piala Dunia 2010. Paul meramal sejumlah pertandingan, termasuk ramalan final di mana Spanyol akan menang atas Belanda, dan benar semua.

Nama Paul pun bergaung di seluruh dunia dan mendapat respons beragam. Ada yang membencinya dan ada juga yang menganggapnya pahlawan, terutama masyarakat Spanyol.

Menurut Ahmadinejad, Paul merupakan alat propaganda dan penyebar takhayul. Ia pun mengaku menyesali luasnya dampak fenomena Paul ini.

“Mereka yang memercayai hal semacam ini tidak bisa menjadi pemimpin global,” kata Ahmadinejad. (kompas)

Terma pencarian yang masuk:

3 thoughts on “Ahmadinejad: Paul Si Gurita, Tkahayul dan Alat Propaganda Barat

  1. maaf numpang komentar , saya nggak ingin komentar tulisan di atas, yang ingin saya komentari adalah semboyan blog ini ‘LEBIH BAIK NULIS NGAWUR DARIPADA BICARA SENDIRI’ saya rasa semboyan ini nggak tepat, karena kalau memang BICARA SENDIRI di sini maksudnya gila, tentu lebih baik bicara sendiri daripada nulis ngawur. karena orang gila walaupun ngomong kotor atau berbuat jelek, nggak dihitung dosa karena dia nggak berakal, nah kalau orang waras ngomong dan nulis ngaco, apa lagi kalau menyangkut agama, pasti dicatat sebagai dosa, karena ia berbicara atas nama Allah atau agama tanpa ilmu, dan ini termasuk dosa besar. lihat Al-Baqarah:169 ,Al-A’raaf;33. dan begitu juga banyak hadits2 yang mencela orang yang tidak menjaga lisannya. mungkin ini dari saya, maaf kalau ada kata yang kurang berkenan.

  2. setuju sekali dengan pak Ahmadinejad.

    masyarakat islam harus mulai meninggalkan tahayul, klenik. dll. khususnya masyarakat Indonesia yg kebanyakan mempercayainya. klenik menjadi barometer tingkat spiritualitas manusia, terutama di pedesaan.
    bukan berarti kita sebagai muslimin tidak mempercayainya. Kita mempercayai adanya ilmu2 batin itu. hanya saja tidak menjadikan kita bertindak atas dasar ilmu2 itu. Kita berbeda dengan wahabi yg tidak bertindak di tataran klenik karena tidak mempercayainya atau mungkin dianggap bid’ah.
    Kita tdk bertindak atas dasar klenik karena taklif inti dakwah islam tidak menggunakan hal tsb sbg landasan.

    Imam Husein, kalau mau amat mudah bagi beliau, tinggal beliau tiup, kaum ingkar yg mengepung beliau di Karbala, hancur menjadi abu. Tapi hal ini tdk beliau lakukan, karena taklif perjuangan islam tidak seperti itu. islam diperjuangkan oleh para orang suci juga harus mampu menunjukkan hujjahnya dalam argumentasi pada dimensi material.

  3. Direktur Jenderal Biro Nasional bagi Peningkatan Bahasa China, Shoe Lin, mengatakan Sabtu bahwa Republik Islam Iran adalah pelopor perdamaian dan kedamaian di dunia. Dalam wawancara eksklusif dengan IRNA, Shoe mengatakan tak diragukan bahwa peradaban dan kebudayaan Iran sangat cemerlang dan menarik bagi semua bangsa di dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>