Bunuh Bayi, Eh Malah Diberi Pesangon

Seorang imigran yang dituduh telah melakukan pembunuhan keji pada seorang bayi berusia 17 bulan disuap 4.500 pounsterling oleh pemerintah Inggris agar meninggalkan negara itu.
Imigran itu adalah Agnes Wong, 29. Warga Malaysia ini telah dipenjara sejak 2008 untuk waktu lima tahun atas tindakan brutalnya membunuh seorang balita, yang seharusnya ia rawat. Namun pada Juli, dia bisa keluar penjara dan dua pekan lalu dikirim dengan sebuah pesawat dari Heathrow ke Malaysia dengan hadiah voucer senilai 4.500 pounsterling untuk ia gunakan setibanya di sana.
Wong ditahan setelah pengadilan mendengar bagaimana dia membunuh bayi itu, Hugo Wang, mengayunkannya dengan kaki dan membenturkannya dengan kepala hingga meninggal dengan luka-luka di bagian otak.
Pemberian duit kepada Wong telah memicu kemarahan dan ketidak percayaan publik, hanya beberapa hari setelah perdana menteri setempat menyatakan dia memahami bagaimana harapan publik terhadap imigrasi.
Juru bicara imigrasi Damian Green mengatakan minggu lalu Gordon Brown menyatakan, dia ‘mendapatkannya’ di imigrasi, tapi buktinya tidak mendapatkan. Bagi seorang imigran yang membunuh balita kemudian mendapatkan bantuan untuk membantu hidupnya di masa depan adalah sesuatu yang mengejutkan.
Green ingin tahu mengapa Wong tidak serta merta dideportasi tanpa diberikan uang publik. Cerita yang mengejutkan tentang Hugo itu telah menyebabkan sikap ‘jijik’ yang meluas saat perilaku sadis Wong diperlihatkan di pengadilan.
Wong datang ke Inggris pada tahun 2003. Ia dibayar 120 poundsterling per seminggu untuk merawat Hugo di rumahnya di Salford, Greater Manchester, karena orangtuanya bekerja 16-20 jam sehari. Ia dituduh telah melakukan teror, dengan menyiksa sang bayi dengan pengering rambut dan memukulnya dengan keras.
Hugo meninggal pada Januari 2007, sehari setelah tak sadarkan diri saat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Otaknya telah terluka dan mengalami pergeseran dalam tengkorak. Dokter juga menemukan adanya luka bekas gigitan dan luka bakar di tubuhnya.(kompas)
Terma pencarian yang masuk:
Moderate Institute
Categories
Recent Comments
- TouJaton commented on Wasiat Kyai Maja tentang Ahlulbait
(3 days ago) - hasdur commented on Pilot Ingin Bicara dengan Tuhan, Pesawat Mendarat Darurat
(1 weeks ago) - epski commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Matase commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Matase commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Pembela Islam commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Pembela Islam commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Ishal cynk ani commented on Mengapa Orang Yahudi Pintar?
(2 weeks ago) - jack the riper commented on Blog Anti Indonesia
(2 weeks ago)
Twitter Updates
- Dlm setiap mazhab ada pendapat2 syadz (tidak populer),tp para penyesat memaksa kita bertanggungjwb atasnya spy bs di vonis "sesat" 11 hours ago
- Tdk hbs pkr media heboh soal nasib anak artis poltikus stlh jd tersangka korupsi tp diam ttg 40 anak di Sampang sengsara krn dianggap sesat 1 day ago
- "Aku bangga sbg salah satu hamba Muhammad" (Ali bin Abithalib). Selamat Memperingati kelahiran Nabi termulia SAW 2 days ago
- Menghambat Ukhuwah Islamiyah ... Sudah bikin akronimnya... 2 days ago
- Lebih pas diberi nama "Mungkar Samin" 3 days ago
Penelusuran Masuk
- memek indonesia
- indonesia menangis
- AKIBAT KELEBIHAN ZAT BESI
- Kyai ali muhammad
- Lidya Pratiwi
- tanggapan iran tentang indonesia di pbb
- puisi muhammad
- iran terkini
- jenis pesawat tempur israel
- tentara israel kewalahan hadapi perlawanan hizbullah
- www poto memek indo com
- Pengalamanku bercinta sesama lelaki
- cara mendapatkan app iklan untuk blog
- 10 kreteria sesat
- profil mossad





