<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ahmadinejad : Kapitalisme, Sumber Krisis Dunia</title>
	<atom:link href="http://www.muhsinlabib.com/2009/11/ahmadinejad-kapitalisme-sumber-krisis-dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.muhsinlabib.com/news/ahmadinejad-kapitalisme-sumber-krisis-dunia</link>
	<description>‘LEBIH BAIK NULIS NGAWUR DARIPADA BICARA SENDIRI’</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 13:01:23 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: jamaluddin</title>
		<link>http://www.muhsinlabib.com/news/ahmadinejad-kapitalisme-sumber-krisis-dunia#comment-10061</link>
		<dc:creator>jamaluddin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 08:03:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muhsinlabib.wordpress.com/2009/11/10/ahmadinejad-kapitalisme-sumber-krisis-dunia/#comment-10061</guid>
		<description>SALAM

Ekonomi Islami itu berat, banyak orang kaya yang nggak suka dengan sistem itu. Sumber daya alam itu terbatas, oleh karena itu cara utama untuk menghilangkan kemiskinan dimuka bumi adalah dengan menyadarkan manusia bahwa mereka tidak boleh mengambil dari dunia ini melebihi kebutuhan primer. Jika manusia mengambil dari dunia melebihi kebutuhan primer maka banyak manusia yang lain tidak akan kebagian dari kekayaan dunia ini sehingga ia menjadi miskin bahkan kelaparan. Imam Ali as telah memperingatkan kita akan hal ini melalui hadisnya:
&quot;janganlah kalian meminta di dunia ini lebih dari cukup, dan janganlah kalian mencari dari dunia ini melebihi batas yang telah ditentukan (Nahjul Balagah: Khutbah 45)
&quot;Ketahuilah segala sesuatu yang kau peroleh dari dunia ini melebihi kebutuhan makanmu maka kamu didunia ini hanyalah penimbun (harta) milik orang lain&quot; (al-Bihaar : 61/90/73)
“Peganglah dari harta dengan kadar untuk kebutuhan primermu, dan utamakanlah untuk hari hajatmu (akhiratmu).” (Nahjul Balagah: surat 12)
Lihat pula Nahjul Balagah: Khutbah 159.

Dengan demikian cara utama untuk mengentaskan kemiskinan adalah memperingatkan orang kaya bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk mengisi kevakuman finansial. Imam Ali as juga pernah menyampaikan hal ini dengan sangat jelas dan tegas:
 “Barang siapa yang nikmat Allah swt besar padanya, besar pula cadangan makanan manusia padanya. Maka kekalkanlah nikmat tersebut dengan memenuhi cadangan makanan manusia dan janganlah kalian tukarkan untuk kehilangan (hilangnya nikmat tersebut). Betapa sedikit nikmat  yang telah hilang dari seseorang hampir kembali padanya.” (al-Kaafi : 1/37/4)

Jika orang kaya mengabaikan hal tsb maka kita mesti membiasakan diri untuk mengucapkan hadis dari Imam Ja&#039;far as:
“Jika engkau melihat kemiskinan maka ucapkanlah selamat datang wahai tanda orang-orang saleh.  Jika engkau melihat  kekayaan  maka ucapkanlah dosa yang segera datang hukumannya”. (al-Kaafi 12/263/2)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SALAM</p>
<p>Ekonomi Islami itu berat, banyak orang kaya yang nggak suka dengan sistem itu. Sumber daya alam itu terbatas, oleh karena itu cara utama untuk menghilangkan kemiskinan dimuka bumi adalah dengan menyadarkan manusia bahwa mereka tidak boleh mengambil dari dunia ini melebihi kebutuhan primer. Jika manusia mengambil dari dunia melebihi kebutuhan primer maka banyak manusia yang lain tidak akan kebagian dari kekayaan dunia ini sehingga ia menjadi miskin bahkan kelaparan. Imam Ali as telah memperingatkan kita akan hal ini melalui hadisnya:<br />
&#8220;janganlah kalian meminta di dunia ini lebih dari cukup, dan janganlah kalian mencari dari dunia ini melebihi batas yang telah ditentukan (Nahjul Balagah: Khutbah 45)<br />
&#8220;Ketahuilah segala sesuatu yang kau peroleh dari dunia ini melebihi kebutuhan makanmu maka kamu didunia ini hanyalah penimbun (harta) milik orang lain&#8221; (al-Bihaar : 61/90/73)<br />
“Peganglah dari harta dengan kadar untuk kebutuhan primermu, dan utamakanlah untuk hari hajatmu (akhiratmu).” (Nahjul Balagah: surat 12)<br />
Lihat pula Nahjul Balagah: Khutbah 159.</p>
<p>Dengan demikian cara utama untuk mengentaskan kemiskinan adalah memperingatkan orang kaya bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk mengisi kevakuman finansial. Imam Ali as juga pernah menyampaikan hal ini dengan sangat jelas dan tegas:<br />
 “Barang siapa yang nikmat Allah swt besar padanya, besar pula cadangan makanan manusia padanya. Maka kekalkanlah nikmat tersebut dengan memenuhi cadangan makanan manusia dan janganlah kalian tukarkan untuk kehilangan (hilangnya nikmat tersebut). Betapa sedikit nikmat  yang telah hilang dari seseorang hampir kembali padanya.” (al-Kaafi : 1/37/4)</p>
<p>Jika orang kaya mengabaikan hal tsb maka kita mesti membiasakan diri untuk mengucapkan hadis dari Imam Ja&#8217;far as:<br />
“Jika engkau melihat kemiskinan maka ucapkanlah selamat datang wahai tanda orang-orang saleh.  Jika engkau melihat  kekayaan  maka ucapkanlah dosa yang segera datang hukumannya”. (al-Kaafi 12/263/2)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu khaeri</title>
		<link>http://www.muhsinlabib.com/news/ahmadinejad-kapitalisme-sumber-krisis-dunia#comment-10060</link>
		<dc:creator>abu khaeri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 05:05:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muhsinlabib.wordpress.com/2009/11/10/ahmadinejad-kapitalisme-sumber-krisis-dunia/#comment-10060</guid>
		<description>Mari bergabung untuk mengembangkan perekonomian umat Islam. buka http://e-miracle.cjb.net</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mari bergabung untuk mengembangkan perekonomian umat Islam. buka <a href="http://e-miracle.cjb.net" rel="nofollow">http://e-miracle.cjb.net</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

