Ahmadinejad : Kapitalisme, Sumber Krisis Dunia
Orde ekonomi global membutuhkan “perubahan radikal”, kata Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, yang meminta diadopsinya prinsip-prinsip Islam ketimbang nilai-nilai kapitalis.
“Krisis ekonomi sekarang ini karena sistem kapitalis. Dunia memerlukan perubahan radikal,” kata Ahmadinejad pada pertemuan puncak ekonomi satu hari Organisasi Konferensi Islam (OKI).
Melukiskan suku bunga sebagai “persoalan paling besar dan paling fundamental dari sistem kapitalis”, Ahmadinejad menyatakan, program-program ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip Islam telah menmberikan jalan keluar. “Dunia sedang mencari nilai-nilai yang lebih adil yang kita tidak bisa temukan dalam sistem skapitalis. Sistem dunia berdasarkan pada praktik riba telah runtuh, membuktikan kegagalannya,” ia menegaskan dalam pernyataan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Turki.
“Kita harus menyusun program berdasarkan pada para pemikir ekonomi Islam. Cara itulah yang dapat memandu orang kepada kebahagiaan, keamanan, keadilan, dan kejujuran. Ini cara yang paling benar ke keselamatan,” tuturnya.
Ahmadinejad juga mendesak negara-negara anggota OKI untuk setuju melakukan perdagangan dalam mata uang nasional mereka dan membentuk pasar bersama. “Dengan mengumumkan macam mata uang yang akan digunakan di antara negara-negara anggota, kita akan selamat dari pengaruh yang merugikan dari kapitalisme global,” tutur Ahmadinejad.(kompas)
Terma pencarian yang masuk:
2 Responses to Ahmadinejad : Kapitalisme, Sumber Krisis Dunia
Leave a Reply Cancel reply
Moderate Institute
Categories
Recent Comments
- TouJaton commented on Wasiat Kyai Maja tentang Ahlulbait
(3 days ago) - hasdur commented on Pilot Ingin Bicara dengan Tuhan, Pesawat Mendarat Darurat
(1 weeks ago) - epski commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Matase commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Matase commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Pembela Islam commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Pembela Islam commented on Statistik Pemeluk Agama di Dunia
(1 weeks ago) - Ishal cynk ani commented on Mengapa Orang Yahudi Pintar?
(2 weeks ago) - jack the riper commented on Blog Anti Indonesia
(2 weeks ago)
Twitter Updates
- Dlm setiap mazhab ada pendapat2 syadz (tidak populer),tp para penyesat memaksa kita bertanggungjwb atasnya spy bs di vonis "sesat" 11 hours ago
- Tdk hbs pkr media heboh soal nasib anak artis poltikus stlh jd tersangka korupsi tp diam ttg 40 anak di Sampang sengsara krn dianggap sesat 1 day ago
- "Aku bangga sbg salah satu hamba Muhammad" (Ali bin Abithalib). Selamat Memperingati kelahiran Nabi termulia SAW 2 days ago
- Menghambat Ukhuwah Islamiyah ... Sudah bikin akronimnya... 2 days ago
- Lebih pas diberi nama "Mungkar Samin" 3 days ago
Penelusuran Masuk
- memek indonesia
- indonesia menangis
- AKIBAT KELEBIHAN ZAT BESI
- Kyai ali muhammad
- Lidya Pratiwi
- tanggapan iran tentang indonesia di pbb
- puisi muhammad
- iran terkini
- jenis pesawat tempur israel
- tentara israel kewalahan hadapi perlawanan hizbullah
- www poto memek indo com
- Pengalamanku bercinta sesama lelaki
- cara mendapatkan app iklan untuk blog
- 10 kreteria sesat
- profil mossad






Mari bergabung untuk mengembangkan perekonomian umat Islam. buka http://e-miracle.cjb.net
SALAM
Ekonomi Islami itu berat, banyak orang kaya yang nggak suka dengan sistem itu. Sumber daya alam itu terbatas, oleh karena itu cara utama untuk menghilangkan kemiskinan dimuka bumi adalah dengan menyadarkan manusia bahwa mereka tidak boleh mengambil dari dunia ini melebihi kebutuhan primer. Jika manusia mengambil dari dunia melebihi kebutuhan primer maka banyak manusia yang lain tidak akan kebagian dari kekayaan dunia ini sehingga ia menjadi miskin bahkan kelaparan. Imam Ali as telah memperingatkan kita akan hal ini melalui hadisnya:
“janganlah kalian meminta di dunia ini lebih dari cukup, dan janganlah kalian mencari dari dunia ini melebihi batas yang telah ditentukan (Nahjul Balagah: Khutbah 45)
“Ketahuilah segala sesuatu yang kau peroleh dari dunia ini melebihi kebutuhan makanmu maka kamu didunia ini hanyalah penimbun (harta) milik orang lain” (al-Bihaar : 61/90/73)
“Peganglah dari harta dengan kadar untuk kebutuhan primermu, dan utamakanlah untuk hari hajatmu (akhiratmu).” (Nahjul Balagah: surat 12)
Lihat pula Nahjul Balagah: Khutbah 159.
Dengan demikian cara utama untuk mengentaskan kemiskinan adalah memperingatkan orang kaya bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk mengisi kevakuman finansial. Imam Ali as juga pernah menyampaikan hal ini dengan sangat jelas dan tegas:
“Barang siapa yang nikmat Allah swt besar padanya, besar pula cadangan makanan manusia padanya. Maka kekalkanlah nikmat tersebut dengan memenuhi cadangan makanan manusia dan janganlah kalian tukarkan untuk kehilangan (hilangnya nikmat tersebut). Betapa sedikit nikmat yang telah hilang dari seseorang hampir kembali padanya.” (al-Kaafi : 1/37/4)
Jika orang kaya mengabaikan hal tsb maka kita mesti membiasakan diri untuk mengucapkan hadis dari Imam Ja’far as:
“Jika engkau melihat kemiskinan maka ucapkanlah selamat datang wahai tanda orang-orang saleh. Jika engkau melihat kekayaan maka ucapkanlah dosa yang segera datang hukumannya”. (al-Kaafi 12/263/2)